Sepuluh Tahun Tragedi Mei 1998.
Sebuah potret ringan bagaimana pergulatan etnis Tionghoa masuk ke mainstream Indonesia. Ada yang membentuk organisasi formal dan melakukan berbagai macam kampanye lengkap dengan simbol-simbol etnisitas, ada pula yang melakukannya secara alami, jauh dari hingar bingar media massa.
Ribuan orang tampak memadati lapangan di halaman gedung olahraga. Tua, muda, bayi dan anak-anak [...]
Archive for the ‘Tionghoa-Indonesia’ Category
Seribu Asa Menjadi Indonesia
Posted in Humaniora, Perhimpunan INTI, Sosial Politics, Tionghoa-Indonesia on 17 May, 2008 | Leave a Comment »
Perempuan Peruntuh Stereotipe
Posted in Humaniora, Inspiring People, Tionghoa-Indonesia on 5 April, 2008 | 5 Comments »
Memperingati Hari Perempuan Internasional dan Hari Kartini, inilah sosok perempuan-perempuan yang berhasil meruntuhkan stereotipe. Mereka berhasil menembus tembok budaya atau humanitas obex yang selama ini mengesampingkan peran dan kemampuan kaum perempuan.
Beberapa diantaranya beretnis Tionghoa, yang tidak hanya menembus batas dirinya sebagai perempuan tapi juga meruntuhkan prasangka yang diemban etnisnya.
Mereka adalah para pelopor, penggerak, inisiator [...]
Melirik Potensi Terpendam
Posted in Sosial Politics, Tionghoa-Indonesia on 25 March, 2008 | 1 Comment »
Proses ‘pemanasan’ menuju pemilu 2009 tak pelak melirik potensi suara yang dimiliki masyarakat Indonesia Tionghoa. Konon jumlahnya cukup dapat memberi sumbangan berpengaruh terhadap perolehan suara mereka nanti.
Selayang Pandang Organisasi Tionghoa Padang
Posted in History, Tionghoa-Indonesia on 1 March, 2008 | 2 Comments »
Dua dari organisasi etnis Tionghoa tertua lahir di kota Padang. Organisasi ini bahkan merupakan organisasi pemakaman tertua di Nusantara.
Ragam Hias Batik Lasem
Posted in Culture, Tionghoa-Indonesia on 2 February, 2008 | 3 Comments »
Batik Lasem mempunyai ciri khas multikultural Jawa-Tionghoa yang kental. Pesonanya tampak pada warna-warni yang cerah serta motifnya yang khas.
Batik merupakan salah satu ciri khas budaya Indonesia. Dari motif dan warnanya, kita bisa tahu dari daerah mana batik itu berasal.
Di Lasem, Jawa Tengah, motif dan warna batiknya kental dengan ciri multikultural antara budaya Jawa dan [...]
Pengantin Pesanan, Kisah Dua Sisi Uang Logam
Posted in Humaniora, Tionghoa-Indonesia on 4 January, 2008 | Leave a Comment »
Bagi Pria Taiwan, mencari calon istri dari luar negeri adalah hal yang lumrah. Hal ini terjadi karena persoalan demografis. Di Indonesia, praktik pengantin pesanan bisa digolongkan ke dalam trafficking atau perdagangan orang.
Claudine Salmon dalam Bingkai Sastra Melayu Tionghoa
Posted in Culture, Tionghoa-Indonesia on 2 November, 2007 | 1 Comment »
“Apa angkau perna banyak bergaulan dengen pranakan?”
“Ho. Ho, trima kasi, tida!”
“Kalu tidak perna bergaulan, cara bagimana angkau brani unjuk kajelekannya? Angkau toch tida tau jeleknya bagimana dan apakah di antara kajelekan-kajelekan itu tida ada kebaikan yang menyelip barang sedikit?…Kalu saya musti cela betul-betul kita punya kaum Hok Kian…angkau sendiri ada singke juga seperti saya, [...]
Quo Vadis Organisasi Tionghoa di Indonesia?
Posted in Sosial Politics, Tionghoa-Indonesia on 4 October, 2007 | Leave a Comment »
China is the hottest business and investment story on the planet! Demikian komentar majalah Time dalam sebuah artikel. Komentar yang tidak berlebihan. Menilik perkembangan terakhir, prestasi Tiongkok membawa pengaruh besar dalam tatanan ekonomi global. Wajar bila banyak negara berlomba menjalin kerja sama dengan RRT, tak terkecuali Indonesia.
Benang Kusut Masalah Kewarganegaraan
Posted in Sosial Politics, Tionghoa-Indonesia on 12 September, 2007 | Leave a Comment »
Apa yang membuat masalah kewarganegaraan penduduk keturunan asing di Indonesia demikian rumit?
Liong Solan duduk terpekur. Di hadapan wanita 58 tahun itu terserak fotokopi Kartu Keluarga (KK) dan KTP WNI. “Ini sudah ditarik,” tuturnya. “Katanya tidak sah.” Raut kebingungan tersirat jelas di wajahnya. Sebagai ibu rumah tangga tanpa mengecap bangku sekolah, Solan tak paham tentang kewarganegaraan, [...]
Ketimpangan VS Keterikatan
Posted in Sosial Politics, Tionghoa-Indonesia on 11 September, 2007 | Leave a Comment »
Satu tahun sudah sejak UU “revolusioner” bernomor 12 tahun 2006 terbit. Bagaimana implementasinya di lapangan?
SENIN, 16 Juli 2007. Ruang Kepala Sub Dinas Pengawasan dan Pengendalian Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil DKI Jakarta penuh sesak. Sebagai kepala dan tuan rumah, Edison Sianturi membuka rapat yang diikuti perwakilan beberapa organisasi etnis Tionghoa di Jakarta. Rapat mengenai sosialisasi [...]